05 April 2011

Bahagiaku

dibalik anyaman bambu ini kami tertawa ,
dibawah atap berlubang ini kami bahagia ,
ini adalah surgaku ,
ada senyum canda dan tawa yang mereka beri padaku ,
walaupun aku tau ada setetes airmata dibaliknya mata sayu itu .
tapi aku suka cara mereka ,
dimanapun , kapanpun dan dalam keadaan apapun !
papamama selalu pengen aku bahagia .

aku bahkan sempat sejenak berpikir,
bahwa uang pun tak bisa membeli kebahagiaan kami malam ini,
langit terlihat mendung malam ini ,
tak ada bintang yang bersinar , satupun saja tidak .
tapi senyum dan canda mereka cukup menerangi malamku  .

papa , mama ..
aku hanya ingin kalian tau ,
aku mencintai kalian lebih dari apapun ,
dan dengan apa yang kita punya sekarang pun .
aku tetap bahagia asal kalian bersamaku .
itu sudah lebih dari cukup buatku .
aku siap berjuang untuk kalian ma pa !
apapun itu !
sebisa yang aku mampu ,
dan yang terbaik yang akan pernah kulakukan untuk kalian ..

2211 huruf sesalku

22 november 2010 - 3 januari 2011
mungkin terlalu singkat buat kmu ,
tapi itu cukup buatku mastiin perasaanku ke kamu .
aku ga pernah benar2 buka hati untuk siapapun ,
setelah aku kehilangan orang yang bener2 aku sayang ,
sampai aku bertekuk lutut di hadapanmu .

22 november 2010 - 3 januari 2011
mungkin terlalu singkat buat kmu ,tapi ga buat aku .
itu perhitungan yang cukup singkat jika diukur dalam skala waktu ,
tapi aku mengukur semua itu dengan kebersamaan dan kenangan .

22 november 2010 - 3 januari 2011
itu cukup lama buatku,
karena aku benar2 menikmati setiap detik bersamamu .

22 november 2010 - 3 januari 2011
itu artinya 42 hari - 1008 jam - 60.480 menit dan 3.628.800 detik kebersamaan kita .
itu waktu yang cukup lama buatku cukup sadar dengan keputusanku,
tetap berusaha meyakinkanmu bahwa rasa itu masih ada .                                              

mungkin itu adalah saat yang singkat buat kamu ,
tapi asalkan kamu tahu betapa sulit aku menjalani kembali
setiap detik demi detik dalam hidupku setelah kepergianmu .
hingga saat ini tiba pun aku masih belum bisa percaya .
tapi aku sadar bahwa ini nyata , semuanya terjadi .
dan setelah yang lalunya aku hanya ingin kau tau,
aku mencintaimu ,
lebih dari tetes air hujan di malam 22 november 2010 .

03 januari 2011
aku adalah aku ,
dan akan tetap senantiasa menjadi aku yang sekarang ini ,
'Jika' aku tetap melangkah pada jejak kaki terakhirku .
tapi aku berusaha terus melangkah untuk mencapai garis batas hati dan inginmu .
aku terus berusaha belajar mengerti diriku sendiri sebelum mengerti semua ingin dan maumu .
aku sadar tentang semua kesalahan sifat laku dan pikirku tentang kamu .
kucoba memproyeksikan kembali rekaman kita dalam hati .
seiring dengan cerita aku menangis ,airmataku menetes ..
lalu aku terbujur kaku dan tertidur .

sampai pada suatu hari aku mencoba mengingat kembali malam itu,
tapi sayang tampaknya ingatanku bermasalah .
tapi kucoba terus untuk mengingat,hingga akhirnya aku tertunduk lesu dalam sedihku .
karena satu-satunya yang kuingat malam itu adalah aku menangis sembari berucap 'akumenyesal' hanya itu.

mungkin terlihat konyol jika kamu membayangkan aku pada malam itu,
tapi semua itu nyata , aku benar2 meneteskan airmata . aku menangis .

mungkin aku hanya bisa membayangkan 2 ekspresimu sekarang ,
pertama, kamu terdiam dan menatap mataku dan memelukku .
atau kedua ,kamu hanya tertawa sinis sembari meninggalkan aku begitu saja .

tapi seandainya jika kamu lebih memilih yang kedua ,
setelah kamu pergi, tolong resapi kembali
setiap huruf demi huruf dari 2211 huruf ini yang kutulis
dengan setiap kesedihanku tanpa kamu disisiku .
betapa berat setiap detik demi detik kulewati tanpa adanya dirimu .

                           
i loveyou so much dear . 

Meee hahha

Meee hahha
"cinta tak pernah adil di mata siapapun..bahkan di mata hatimu sendiri.."

cinta itu abstrak bahkan takkan dapat diproyeksikan dalam wujud atau bentuk apapun..

Her!

Her!

My Emotion

My Emotion