Pages

25 Juli 2011

13 januari 2011 , 23: 29

angin mencoba melampiaskan kerinduannya pada keributan ,
semua berubah , semua goyah . ..
semakin lama ia semakin liar ,
semakin tak tertahankan segala lakunya tuk merenggut setiaku ,
tapi sayang ia bahkan tak sanggup menggoyahkan jemari kaki ku .
sedikitpun tidak !
rasa ini semakin pekat walaupun malam juga turut menyekat .
9jam lamanya aku hanya duduk terpaku disini menunggu nyatamu ,
tapi yang kutemui hanyalah bayangmu saja , itupun di lamunanku .
hingga akhir keterbatasanku , aku masih setia disini .
tak akan pernah lelah tuk menunggu nada-nadamu mengusik lamunan setiaku .
kapanpun , aku akan selalu ada buatmu . ..
dimanapun dan apapun yang membuatmu harus menangis ,
percayalah , bahu ini tetap milikmu . juga hatiku ,

13 januari 2011  , 23: 29

200hari setiaku

meski aku telah diasingkan dunia dari nyatamu . ..
percayalah masih ada rindu dalam rajutan perihku . ..
dan lebih daripada itu ,
masih ada sketsa setia dalam kanvas waktuku untukmu . ..

ada rindu yang tak terbalas ,
dan sepenuhnya cinta yang tak terbias . ..

ada lara dalam tawa ,
dan ada derita dalam rahasia jiwa . ..

aku sangat menikmati caraku mencintaimu . ..
emosiku , bahagiaku , sedihku , gelisahku , kesepianku ,
dan segala rasa yang ada di dalamku . ..
dengan itu aku mencintaimu . ..

sepenuhnya . .. hanya untukmu . ..

Catatan sadarku

Ragaku menangis .
tapi seketika usai ketika kusadari bahwa ,
air mataku penuh dengan kesabaran mencintaimu .

Ragaku tersiksa saat jauh darimu .
tapi seketika usai ketika kusadar bahwa kau selalu dihatiku .

dan hanya dengan mengingatmu bagiku itu sudah lebih dari cukup .

kulalui lebih dari setengah tahunku ini untuk menjaga setiaku erat-erat ,
agar senantiasa hangat saat kau kembali .. .

tak ada yang dapat membuatku beranjak dari yakinku ,
tidak siapapun atau apapun itu .

212hariku sia-sia dimatamu pun siapa peduli ?
aku bahkan tak peduli dengan ratusan atau ribuan hariku setelah hari ini .

percayalah bahwa aku akan senantiasa menunggumu dalam damai dimasaku .

kebencian dan umpatanmu tentangku pun ,
belum cukup untuk membuatku hilang dari ingatanku apalagi melupakanmu ?

sedewasaku hari ini ,
aku adalah yang mencintaimu seperti yang kulakukan dari kemarin pagi hingga tadi malam .

sadarku akan bayangmu yang makin remang pun,
tak membuatku lelah untuk tetap berdiri disini dengan harapan nada-nadamu membangunkanku .

sekedar coretan bagimu yang mengartikan seluruh setiaku .

inilah goresan tanganku yang kutuliskan dengan tinta kasat mata yang hanya terbaca oleh hatimu .

catatan hatiku untuk gadis penggigit kuku .